Halaman Depan » Unik & Kuliner

Legen Khas Rembang

26 August 2009 764 views 9 Komentar

Minuman Legen pada bulan puasa ini banyak di cari oleh orang-orang. Legen merupakan minuman khas yang terbuat dari air dahan pohon Siwalan dengan tanpa dilakukan fermentasi, rasanya manis khas, segar dan enak, sekali mencicipi pasti dijamin ingin mencicipinya kembali.

Salah satu penghasil minuman legen ini di Rembang adalah di Desa Kedung Raja, Kecamatan Kota Rembang, tepatnya dari arah Rembang menuju Blora.

Minuman legen menjadi minuman khas berbuka puasa yang paling digemari. Legen yang rasanya manis ini cocok di konsumsi sebagai pelepas dahaga setelah menjalankan ibadah puasa. Minuman yang disadap dari tangkur buah siwalan ini biasanya disajikan dengan es batu dan dicampur dengan es batu seperti layaknya es kelapa muda.

Harga satu liter legen cukup murah, hanya Rp 2.000. Jika anda tertarik,silahkan kunjungi warung-warung di Desa Kedung Raja, Kecamatan Kota Rembang, tepatnya dari arah Rembang menuju Blora. Jika menengok ke kiri di sepanjang jalan itu kita akan melihat puluhan pedagang legen berjajar hingga 1 km panjangnya. :)

Sumber: Dari beberapa sumber


iklan t-shirt

Berita lainnya pada kategori ini :

Telah ada 9 Komentar pada tulisan ini »

  • Heri Suharyadi said:

    kalo legen asli sehh DAHSYATT…kebetulan domisili di bekasi,banyak sih legen,cuma kaga enak,banyak campuranya,,,

  • prabuana dya seno said:

    beuuuuuuuuuuuuhhhhhh
    bkN KEDUNG RAJA atu akang but KEDUNGREJO…

    awaaaaaaaaasss skrg bnyk LEGEN yg ugak asli loccccccchhhhh…!!!!!!!!!!!!

  • salman said:

    kalo aku biasanya beli legen di sulang kearah gunem situ juga banyak dijumpai legen yang jual langsung oleh para petani legen dan yang saya suka legenya langsung diambil dari pohonya jadi bisa dijamin keaslianya beda dengan legen yang ada dijakarta yang bisa kita jumpai dipintu belakang ragunan dah jauh beda rasanya

  • Puji Waluyo said:

    ehm………jd pngen plng kmpung and nyobain legen lgsung dr phonya.
    mantappppppppppppp

  • maftuh said:

    wah maaf ya legen itu bukan berasal ari kedung raja saja,,sebenarnya dikecamatan sulang juga lebih banyak…salah satunya desa pedak, bogorame, dll..sayang ya didesa ini belum betul terjamah penggarapan pemda secara serius tentang pemberdayaan alam yanga ada.

  • asmuri said:

    Klo nyari legen asli banyak, Landoh ke arah barat hampir semua desa punya termasuk kaliombo, saya banyak saudara yg punya pohonnya, klo pas pulkam paling tinggal minta langsung dianterin.

  • Daril Priyono said:

    oh salah besar kalo yang jualan di sepanjang jalan rembang blora itu orang kedungrejo,tapi orang desa pranti yang jualan..disitu semuanya orang pranti..karena desa pranti termasuk penghasil legen termanis dan sueger tenan,silahkan datang ke desa pranti tepatnya perempatan desa landoh ke barat atau depan pertigaan GOR ke barat..

  • inna suyono said:

    Luegennn sing uenak pol yo ning mbencili….omahe mertuoku okeh sing dodol langsung soko wit..e….srepppppp…srepppppp sueger pake es loh…..

  • e-k-o said:

    legen asli ‘ting-ting’ semakin langka, susah dicari, kecuali pesen dulu sm si empu/penyadapnya. jaman memang sdh berubah…

Anda ingin memberikan komentar pada tulisan ini?silahkan... :)

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Anda ingin menampilkan gravatar/avatar atau foto anda dalam komentar anda di website ini? anda bisa daftar dulu di Gravatar. Setelah Anda daftar, setiap anda mengkomentari tulisan di web ini masukkan alamat email yang telah anda daftarkan.