Halaman Depan » Unik & Kuliner

Khas & Unik Rembang

24 November 2008 877 views 5 Komentar

Masing-masing daerah tentu punya ciri khas masing-masing. Rembang juga tidak kalah, punya sesuatu yang khas dan unik untuk bisa di nikmati dari kulinernya. Yang bisa dibawa sebagai buah tangan untuk orang-orang yang pengin lebih tau lebih jauh tentang Rembang. Ingin tau lebih detailnya ? :)

Sate Serepeh

Sate Sarepeh Berupa sate ayam kampung yang bumbunya terdiri dari cabe merah, gula merah, santan dan garam. Adalah sebagai lauk pauk dan biasanya dirangkai dengan lontong.

Mangut

Ikan laut segar yang dipanggang dengan bumbu-bumbu cabe hijau, bawang merah, bawang putih, garam dan santan kental. Sebagai sayur untuk makan siang/malam dalam menu sehari-hari.

Pindang Tempe

Tempe dengan bumbu-bumbu cabe, bawang merah, bawang putih, asam (tomat) garam dan air. Biasanya ditambahkan juga ikan pindang. Sebagai sayur untuk makan siang (menu seharihari).

Sayur Merica

Dari ikan laut segar dengan bumbu cabe, merica, bawang merah, bawang putih, kunyit, garam dan air.

Petis Bumbon

Sayur untuk makan siang/malam yang terbuat dari bahanbahan petis ikan/udang, telur rebus/ceplok langsung dengan bumbu cabe, bawang putih, bawang merah, kunci, lengkuas, daun jeruk purut, garam dan ditambah santan kental.

Lontong Tuyuhan

Lontong dengan opor ayam kampung pedas khas desa Tuyuhan (Kecamatan Pancur). Makanan ini tidak pernah atau jarang dibuat ibu rumah tangga. Sebagai makanan sore hari/malam hari, biasanya sekitar jam 15.00 WIB sudah dijual di lokasi desa Tuyuhan di sepanjang pinggir jalan dengan pemandangan sawah-sawah yang menghijau. Dan minumannya air putih yang ditempatkan di kenda (tanpa gelas).

Dumbeg

Dibuat dari tepung beras, gula pasir/gula aren dan ditambahkan garam, air pohon nira (legen), dan kalau suka ditaburi buah nangka/kelapa muda yang dipotong sebesar dadu. Kemudian tempatnya dari daun lontar (pohon nira) berbentuk kerucut dengan bau yang khas. Yang terkenal dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur) dan desa Mondoteko (Kecamatan Rembang).

Jenang Waluh

Dibuat dari buah waluh, gula aren, air nira dan garam, yang rasanya sangat manis. Dan biasanya dimakan dengan Jadah. Jadah yang terkenal adalah dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur).

Jadah

Terbuat dari beras ketan putih, kelapa muda, garam yang ditumbuk halus (sewaktu masih panas) di atas keranjang yang Terbuat dari daun lontar/daun kelapa muda dan alat tumbuknya juga dilapis dengan daun lontar dan kelapa muda. Rasanya sangat gurih, kemudian dicetak persegi dan dibungkus dengan daun pisang (seperti lemper). Biasanya dimakan bersama dengan Jenang waluh, yang terkenal dari desa Pohlandak (Kecamatan Pancur).

Kaoya Dudul

Terbuat dari beras ketan, kacang hijau, gula aren/gula pasir dan garam. Tempatnya dari daun lontar berlubang bulat kecil sebanyak 5 buah, kalau makan tinggal didudul (ditekan) saja, rasanya sangat manis dan gurih. Berasal dari desa Gunem Kecamatan Gunem.

Kerupuk Bakar>

Kerupuk udang dan tengiri dari kota rembang yang dioven/dibakar.

Kacang Atom

Terbuat dari tepung beras dan tepung tapioka, kacang tanah, garam, bawang putih dan air yang dicetak bulat-bulat kecil dan digoreng. Rasanya sangat gurih dan banyak disukai masyarakat.

Kacang Pres Non Kolesterol

Terbuat dari kacang tanah yang dipres (diambil minyaknya). Kemudian dibumbui bawang putih dan garam dan dioven.

Gula Semut

Terbuat dari pohon nira (legen) dengan proses pemanasan, sehingga hasilnya seperti gula pasir/gula halus yang berwarna coklat.

Terasi Petis Bonang

Terbuat dari udang/ikan segar dengan proses pemanasan. Bau dan rasanya enak. Yang terkenal dari desa Bonang Kecamatan Lasem.


iklan t-shirt

Berita lainnya pada kategori ini :

Telah ada 5 Komentar pada tulisan ini »

  • tojo said:

    Ada ngga ya makanan khas rembang yang berupa cake/makanan dalam kemasan yang tahan lama, bukan fast food. Kalo fast food repot bawanya.

  • kp said:

    rembang,rembang kotaku jangan mati….

  • Bonang said:

    Rembang emang banyak kuliner yang unik dan asyik,… tapi .. pemgembangannnya kurang.. HAYO…. KONCO PODHO BUKA WARUNG MAKANAN KHAS REMBANG NENG JAKARTA…( Opo ono sing ngerti neng endi?)biar budaya kita tiDAK mati

  • Minul said:

    Q bngga jd org rmbg,bnyk bngt mskn yg bkn q tmbh ‘ndut tp yg q hrp da suatu mknn yg ckp thn lm yg bs buat oleh2.HIDUP REMBANG biar gemah ripah loh jinawi!!!

  • SMAN2 1991 said:

    wah bener2 rembang bangeds…aku merinding baca tulisan ini..serasa dikampung.. ihiks secara dah 2 taon w gak balik…
    I love Rembang…
    bung mod…dulu aku sering latihan volly di ngotet lho…di perumahan
    aku penggemar berat volly dirembang…grup2 hebat seperti Amutas tawang sari, Anama gunung kendil, Bonavide sawahan, Brantas tasik agung, PAM, BRI dll masih eksiskah?

Anda ingin memberikan komentar pada tulisan ini?silahkan... :)

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Anda ingin menampilkan gravatar/avatar atau foto anda dalam komentar anda di website ini? anda bisa daftar dulu di Gravatar. Setelah Anda daftar, setiap anda mengkomentari tulisan di web ini masukkan alamat email yang telah anda daftarkan.