PLTS Jangkau Listrik Daerah Terpencil
Rembang - Banyak warga Kabupaten Rembang yang tinggal di daerah pegunungan terpencil hingga kini belum menikmati jaringan listrik. Jauhnya akses dari jaringan utama listrik PLN, menyebabkan mahalnya biaya pembuatan sambungan baru ke pemukam terpencil itu.
Kabid Migas dan Energi pada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arif Nugroho menyebutkan, warga yang hingga kini belum menikmati jaringan listrik tersebar di pemukiman terpencil di Kecamatan Bulu dan Gunem. “Karena perhitungan mahalnya pembuatan sambungan jaringan listrik baru, mereka kita upayakan mendapat bantuan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
Selain itu, perkiraan lima hingga 10 tahun mendatang belum ada jaringan yang masuk ke desa terpencil tersebut, menjadi pertimbangan lain pemberian bantuan PLTS tersebut. “PLTS yang kita pasang di Kecamatan Bulu dan Gunem, kita bangun secara komunal dan tersebar,” katanya.
PLTS Komunal, seperti yang dibangun di Desa Mlatirejo, Kecamatan Bulu dan Desa Kajar, Kecamatan Gunem, masing-masing dibuat untuk memenuhi kebutuhan hingga 30 kepala keluarga (KK). Sementara bantuan PLTS tersebar banyak terdapat di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu yang jumlahnya mencapai 200 KK
“PLTS komunal diberikan untuk warga yang tinggal bergerombol pada satu tempat. Sedangkan PLTS tersebar, diberikan untuk warga yang rumah tinggalnya berjauhan, sehinga tak mungkin dibuatkan PLTS komunal,” katanya.( Saiful Annas / CN14 )
Sumber:Cybernews










Judul sebuah tulisan di sebuah majalah WARTA EGOV terbitan bulan Desember 2007, sebuah majalah yang yang isinya tentang berita e-government pemeritah.
Silahkan keluarkan opini anda untuk kabupaten Rembang, baik berupa saran dan pendapat, kebijakan pemerintah daerah dan lain-lain....
Kami menawarkan kembali pemesanan kaos REMBANG. Dengan bahan yang menarik. Kaos ini pre order, pesen dulu, bayar,baru produksi. Harga cuma Rp 65.000,-
Anda ingin memberikan komentar pada tulisan ini?silahkan... :)