Halaman Depan » Berita Koran, Berita Rembangan

Halangi Naikkan Bendera Merah-Putih, PNS Dikejar

24 February 2010 251 views 2 Komentar

REMBANG - Aksi unjuk rasa 200 warga yang tergabung dalam Barisan Kebangkitan Rakyat Menuju Kejayaan (Bakar Menyan) Rembang di depan gedung DPRD setempat diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi ketika seorang staf DPRD Kabupaten Rembang menghalang-halangi massa yang akan menaikkan bendera Merah Putih di halaman gedung dewan. Karena kesigapan petugas keamanan, insiden tersebut mampu diredakan.

Dalam aksinya, mereka menuntut para penegak hukum dan anggota DPRD untuk mengusut secara tuntas proses seleksi CPNS Kabupaten Rembang yang disinyalir banyak kecurangan. Massa juga mendesak hasil penerimaan CPNS beberapa waktu lalu dibatalkan.

Namun, peserta aksi tidak berhasil menemui anggota dewan. Lantaran, di saat bersamaan para legislator sedang mengikuti kunjungan kerja. Karena staf sekretariatan DPRD tidak dapat menunjukkan bukti formil dan surat tugas kunker, massa melakukan aksi sweeping di setiap ruangan kantor DPRD. Akan tetapi, hasilnya nihil.

Demonstran kemudian keluar dari lingkungan gedung DPRD untuk melanjutkan aksinya ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Rembang. Saat itu, massa melihat tiang bendera di halaman DPRD belum dipasang bendera, maka demonstran berinisiatif memasangnya.

Sambil menaikkan Merah Putih, massa menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan khidmat. Namun, tiba-tiba terdapat seorang staf DPRD yang mencoba menurunkan bendera dengan paksa. Melihat perlakuan tersebut, ratusan demonstran langsung mengejar oknum PNS tersebut. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran yang menimbulkan kericuhan sesaat setelah bendera Merah Putih yang dikibarkan demonstran jatuh ke tanah.

”PNS macam apa dia. Masak, mengibarkan bendera (Merah Putih) kok tidak boleh. Malah benderanya dijatuhkan,” teriak sejumlah demonstran.

Tidak lama kemudian, aparat dari Polres Rembang yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Susilo Teguh Rahardjo turun tangan untuk menenangkan massa. Akhirnya, massa dapat dikendalikan dan aksi dilanjutkan ke Kejari.

Dalam perjalanan menuju Kejari, massa sempat melampiaskan emosinya dengan melemparkan tomat busuk ke poster program Pemkab yang bergambar Bupati Rembang M Salim yang berada di depan gedung Setda Kabupaten Rembang.

Kordinator aksi Pujihanto mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu dengan anggota dewan. ”Aksi lempar tomat di poster bergambar Bupati Rembang itu adalah wujud ketidakpuasan masyarakat atas kinerja Pemkab Rembang, terutama terkait proses seleksi CPNS. Dalam hal ini, Bupati yang harus bertanggung jawab,” kata Pujihanto.(Sundoyo Hardi/Koran SI/fit)

Sumber: Okezone


iklan t-shirt

Berita lainnya pada kategori ini :

Telah ada 2 Komentar pada tulisan ini »

  • Rangga said:

    Berbicara mengenai CPNS sangatlah dilematis. Antara kebutuhan mencari pekerjaan secara halal bagi yg tdk mmpnyai uang dan haram bagi yang suka menghalalkan sgl cara dan merasa mmpnyai uang dan jabatan demi kelulusan seleksi CPNS. Toh semuanya jg blm tntu mnjdi jaminan mereka lolos. Sekarang siapa yg bodoh karena dibodohi? mau ikut yg murni atau yg kotor. Kalo saya sh pilih yg bersih. Lha itulah yg sharusny mnjd bahan instropeksi masyarakat agar sgala sesuatu hrs didasari niatan yg bersih. Sekarang ujung2ny mereka jg to yg protes mengaku jadi korban CPNS…Lha wong kadang mereka sendiri jg ikut andil kok pake cara2 yg kotor tersebut. Jadi jgn pernah menyalahkan siapapun, karena kita semua jg ikt brsalah. Ingat !! Rejeki itu datangnya dari Allah. Jgn prnah sekali2 mndahului kodrat… Tetap sabar dan tawakal.

  • Aan Koclok said:

    saya sangat sepakat langkah dari demonstran…tapi setiap langkah aksi perlu adanya setting aksi yang mantap jadi tidak mengalami kericuhan diluar settingan yang telah dikonsep yang akibatnya dapat membahayakan massa itu sendiri.wahai para demonstran penuntut keadilan lantangkan langkah kalian dengan pasti sampai terwujudnya keadilan kesejahteraan di kota rembang.jangan pernah berbicara menang dan kalah tapi berbicalah terciptanya keadilan dan kesejahteraan untuk rakyat rembang..wahai demonstran……ciptkan revolusioner2 baru untuk rembang yang saat ini di kuasai oleh tangan tangan yang tidak pernah menciptakan keadilan dan kesejahteraan untuk wagi warganya…..jangan pernah diam ketika belum tecipta kesejahteraan dan keadilan untuk rakyat kecil…

Anda ingin memberikan komentar pada tulisan ini?silahkan... :)

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Anda ingin menampilkan gravatar/avatar atau foto anda dalam komentar anda di website ini? anda bisa daftar dulu di Gravatar. Setelah Anda daftar, setiap anda mengkomentari tulisan di web ini masukkan alamat email yang telah anda daftarkan.