Halaman Depan » Berita Koran, Berita Rembangan

Flu Burung Merebak, Harga Ayam Potong Anjlok

31 January 2010 78 views 1 Komentar

Rembang - Merebaknya kasus flu burung (avian influenza) di beberapa wilayah Kabupaten Rembang mulai berdampak pada harga ayam potong. Di Pasar Kota Rembang, harga ayam potong turun drastis. Sudah harga turun, jumlah pembeli pun sepi.

Joni (50), salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Kota Rembang menyebutkan, harga ayam potong mulai turun sejak seminggu lalu. “Selain karena faktor cuaca saat ini, kabar merebaknya flu burung juga membuat para pembeli khawatir mengkonsumsi daging ayam,” ujarnya, Minggu (31/1).

Disebutkan, harga ayam potong yang sebelumnya mencapai Rp 20.000/kg kini anjlok hingga Rp 15.000/kg – Rp 17.000/kg. Sementara untuk ayam kampung, harga saat ini hanya Rp 30.000/kg. “Padahal harga ayam kampung sebelumnya mencapai Rp 35.000/kg,” terangnya.

Penurunan harga dan jumlah pembeli ini juga dikeluhkan Wanti (52), pedagang ayam potong lainnya. Jika sebelumnya dia bisa menjual 150 ekor hingga 200 ekor ayam potong, kini bisa menjual 50 ekor saja sudah bagus. “Terkadang hingga sore ayam potong masih numpuk dan terpaksa dibawa pulang lagi,” ujarnya.

Untuk meyakinkan para pembeli jika ayam potongnya sehat dan bebas flu burung, baik Joni dan Wanti mengaku memotong ayam sendiri sebelum dipasarkan. “Jadi kami beli ayam dari peternak dalam kondisi hidup dan kami potong sendiri di rumah,” katanya.

Dengan demikian, ia pun berani memastikan ayam potongnya sehat dan bebas penyakit. Petugas Peternakan pun kerap menyambangi kios pedagang daging di Pasar Kota untuk memastikan kesehatan daging ayam, serta daging lainnya. Hasilnya, lanjut dia, hingga kemarin belum ditemukan satu pun daging ayam yang terkena penyakit berbahaya. ( Saiful Annas / CN13 )

Sumber: Cybernews


iklan t-shirt

Berita lainnya pada kategori ini :

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Telah ada Satu komentar pada tulisan ini »

  • sunarto wage said:

    Semoga para pedagang ayam bisa tabah menghadapi cobaan ini dan para pengambil kebijakan di rembang supaya mengatasi penyebaran flu burung kalau memang ada di rembang. semoga rembang bebas flu burung.

Anda ingin memberikan komentar pada tulisan ini?silahkan... :)

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Anda ingin menampilkan gravatar/avatar atau foto anda dalam komentar anda di website ini? anda bisa daftar dulu di Gravatar. Setelah Anda daftar, setiap anda mengkomentari tulisan di web ini masukkan alamat email yang telah anda daftarkan.